Total Pageviews


Ngobrolin fotografi memang ga ada habisnya. Yuk belajar sama-sama disini!
INDONESIA MEMOTRET

Join Group
A B C D E F G H I L M N O P R S

RAW atau JPEG atau Keduanya?

Kebanyakan DSLR memberikan pilihan JPEG dan RAW sebagai format gambar yang dihasilkan.



Pilih JPEG bila:

  • Anda tidak ingin menghabiskan waktu mengolah gambar dengan software computer.
  • Foto yang dihasilkan untuk koleksi pribadi (album foto, website)
  • Anda ingin sebanyak mungkin foto pada kapasitas memory card.

Pilih RAW jika:

  • Anda ingin hasil yang terbaik dari kamera
  • Anda mau menghabiskan waktu mengolah foto dengan computer
  • Anda berencana untuk membuat pameran atau menjual karya foto.
  • Anda berencana untuk mencetak foto dengan ukuran lebih dari 20.3cm x 25.4cm (8in x 10in)

Pilih keduanya jika Anda mengingikan waktu pengolahan yang cepat dan tetap ingin menyimpan file raw. Namun ini akan menghabiskan kapasitas kartu memori maupun harddisk computer.
Mau tau berapa kapasitas foto pada memory card kamu? klik disini

 Cara memilih RAW atau JPEG: masuk ke menu kamera pilih Quality
3:46 PM | 0 comments | Read More

Apa kegunaan filter CPL?

Filter CPL (Circular Polarizer) adalah aksesoris lensa kamera yang mempunyai banyak kegunaan. Filter CPL dapat digunakan untuk melemahkan/menghilankan atau bahkan menguatkan refleksi (pantulan cahaya) pada suatu permukaan dalam foto (misal: air, kaca). Filter CPL juga dapat digunakan untuk membirukan langit.


Foto dengan filter CPL untuk menghilangkan refleksi, sehingga dasar sungai dapat terlihat. Foto by EricLeslie.com
Foto dengan filter CPL untuk menguatkan refleksi. Foto by EricLeslie.com




Filter CPL Beli filter CPL Murah!Klik disini
11:27 AM | 0 comments | Read More

Tips Memotret Bayi / Balita Aktif

Bayi dan balita merupakan salah satu obyek foto yang selalu menarik. Mereka mempunyai ekspresi yang alami. Tersenyum, tertawa, menangis, cemberut, dan ekspresi lain pantas untuk diabadikan dalam gambar.

Memotret bayi dan balita tidak seperti memotret orang dewasa. Kalau orang dewasa dapat berpose sendiri dan diatur, tidak demikan pada bayi. Pada anak yang sudah mulai bisa berjalan, mereka akan cenderung selalu bergerak, sehingga akan membuat fotografer kesulitan untuk focusing.

Berikut beberapa tips untuk memotret bayi yang sudah berjalan.
1. Gunakan mode AF Servo
2. Pakailah Continuos Shooting
3. Usahakan memakai lensa zoom dengan AF cepat (USM,SWM,HSM,dll)
4. Memotret pada lokasi dengan cahaya yang cukup, atau menggunakan flash jika cahaya kurang.

lensa manual 28mm
lensa manual 100mm
lensa Canon 85mm f1.8 USM






1:45 PM | 0 comments | Read More

Canon Photomarathon 2012 [Oktober '12]

Setelah sukses mengadakan Canon Photomarathon 2011 September tahun lalu Canon kembali menyelenggarakan lomba foto terbesar se Asia. Canon Photomarathon ini kembali diselenggarakan di lima negara di Asia ( India, Indonesia, Malaysia, Singapore and Vietnam). Di Indonesia rencanya akan diselenggarakan di tiga kota Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

Surabaya
Hari / Tanggal: Minggu / 7 Oktober 2012
Waktu: Pukul 06.00 - 19.00 WIB
Lokasi: Lapangan Basuki Rahmat *

Yogyakarta
Hari / Tanggal: Minggu / 14 Oktober 2012
Waktu: Pukul 06.00 - 19.00 WIB
Lokasi: Museum Benteng Vredeburg *

Jakarta
Hari / Tanggal: Sabtu / 20 Oktober 2012
Waktu: Pukul 06.00 - 19.00 WIB
Lokasi: Plaza Arsipel, Taman Mini Indonesia Indah

Hadiah

Jakarta
Tema 1 & Tema 2
Juara 1 Kamera DSLR Canon EOS 60D Body
+ Trip Photo Clinic ke Hongaria
Juara 2 Kamera DSLR Canon EOS 60D Body
+ Trip Photo Clinic ke Manado
Juara 3 Kamera DSLR Canon EOS 600D Body
+ Trip Photo Clinic ke Manado
8 Juara Harapan @ Kamera Digital Canon PowerShot G12

Yogyakarta
Tema 1 & Tema 2
Juara 1 Kamera DSLR Canon EOS 60D Body
+ Trip Photo Clinic ke Manado
Juara 2 Kamera DSLR Canon EOS 650D Body
+ Trip Photo Clinic ke Manado
Juara 3 Kamera DSLR Canon EOS 1100D Kit
+ Trip Photo Clinic ke Manado
2 Juara Harapan @ Kamera Digital Canon PowerShot G12

Surabaya
Tema 1 & Tema 2
Juara 1 Kamera DSLR Canon EOS 60D Body
+ Trip Photo Clinic ke Manado
Juara 2 Kamera DSLR Canon EOS 650D Body
+ Trip Photo Clinic ke Manado
Juara 3 Kamera DSLR Canon EOS 1100D Kit
+ Trip Photo Clinic ke Manado
2 Juara Harapan @ Kamera Digital Canon PowerShot G12


Syarat & Ketentuan

  1. Acara ini terbuka untuk seluruh WNI & pemegang KITAS.
  2. Peserta harus mematuhi semua peraturan Canon PhotoMarathon Indonesia 2012.
  3. Peserta yang berumur kurang dari 18 tahun harus sudah mendapat izin dari orang tua atau wali.
  4. Canon, PT Datascrip berhak menggunakan foto-foto pemenang untuk kegiatan promosi dan publikasi tanpa memberikan kompensasi apapun dengan hak cipta foto tetap dipegang oleh pemilik foto.
  5. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta yang melanggar peraturan lomba foto.
  6. Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  7. Panitia tidak bertanggung jawab atas segala kehilangan atau kerusakan hak milik apapun atau cedera pada bagian tubuh mana pun dari peserta yang terjadi selama acara berlangsung.
  8. Dengan melakukan pendaftaran di acara ini, peserta menyatakan telah membaca, mengerti, dan setuju dengan segala syarat & ketentuan serta peraturan Canon PhotoMarathon Indonesia 2012.
Info selengkapnya dan pendaftaran klik disini
10:09 AM | 0 comments | Read More

Travelling Jogja (1)

Lebaran 2012 kali ini mendapatkan "job" jadi tour guide alias sopir (lho koq??). Hehehe...mumpung ada kesempatan dan mobil sedang nganggur, lumayanlah ada pemasukan buat jajan anak.
Mendapat pengalaman menjadi tour guide ternyata asik juga, bisa jalan-jalan gratis dan dibayar :D, dan yang jelas nambah daftar teman.
Thanks to Mba Desi, Mba Dian, Mba Naning :)
Dalam kesempatan kali ini, saya gak lupa bawa kamera buat hunting dan motret peserta tour. Canon 500D dan lensa manual Sigma 28mm f 2.8 +filter CPL.
Hari Pertama
Air Terjun Sri Gethuk.
Terletak di Playen-Gunung Kidul. Perjalanan harus dilalui melewati jalan batu kapur kurang lebih 2 km. Tiket masuk Rp 5000/orang. Setelah sampai di pos sekretariat perjalanan ke air terjun bisa dicapai dengan berjalan kaki +/- 400 meter atau dengan perahu dengan tiket Rp3000/orang.
Perahu Sri Gethuk

sopir perahu Sri Gethuk
Air Terjun Sri Gethuk

Sri Gethuk
Dari air terjun Sri Gethuk perjalanan kami lanjutkan ke Pantai Ngandong. Pantai ini terletak di sebelah Pantai Sundak.

Pantai Ngandong

Pantai Ngandong

tebing Pantai Ngandong

dari atas tebing P.Ngandong
dari sini kami melompati/mendaki tebing sampai ke Pantai Sundak. Lanjut dari P Sundak kembali ke parkiran di pantai Ngandong langsung cabut ke Pantai Drini. Di pantai ini ombak lautan sampai ke bibir pantai tidak seperti di pantai-pantai sebelumnya.
Pantai Drini
Dari pantai Drini kami bermaksud untuk pulang ke Jogja namun kami sempatkan mampir ke pantai Baron. Kali ini persinggahan di pantai Baron hanya singkat namun sangat berkesan. Turun dari mobil, kami langsung ke pinggir pantai. Di sebelah kanan pantai Baron ini, tepatnya diatas sungai bawah tanah ada sebuah gua yang bernama Goa Sinaga (goa untuk mencari wangsit orang-orang jaman dulu). Diatas goa Sinaga ini ada sebuah tangga turun yang sangat curam dan sepertinya bekas tambang atau jalan ke sungai bawah tanah. Nah,,,pas foto-foto di anak tangga ini, Mba Dian melihat sesosok menyeramkan yang berada di bawah dekat kami. Langsung saja semuanya kaburrr!!

Hari Kedua
Goa Pindul dan sungai Oya.
Goa Pindul terletak di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul. Tepatnya 7 km sebelah Utara kota Wonosari. Kira-kira satu setengah jam perjalanan dari Kota Jogja. Goa ini dipenuhi dengan  stalagnit dan batu purba. Ada juga batu yang jika dipukul akan berbunyi seperti gong. Goa Pindul dibagi menjadi 3 bagian, zona remang-remang, zona gelap abadi, dan goa vertikal (zona terang). Tiket masuk Rp.35ribu sudah termasuk pelampung, ban, sepatu karet, dan pemandu. Pemandu dari "Dewa Bejo" ini akan dengan senang hati membawakan kamera pengunjung dan memotret aktiivitas kita.
Karena saya dipaksa untuk ikut berbasah-basah ria, maka kamera saya tinggal di mobil, dan hanya membawa kamera prosumer mba Naning. Setelah dari Goa Pindul kami langsung menuju sungai Oya, masih dengan pemandu dan perlengkapan yang sama. Namun, tiket wisata menyusuri sungai Oya dibeli terpisah Rp45rb.

Goa Pindul
Goa Pindul
Goa Pindul
Pintu Masuk Goa Pindul

Pintu Keluar Goa Pindul
Sungai Oya - Bejiharjo

Sungai Oya - Bejiharjo

Sungai Oya - Bejiharjo
Foto-foto Goa Pindul dan Sungai Oya diatas tidak diambil dari perjalanan kali ini, tapi dari perjalanan saya sebelumnya.

Setelah lelah bermain air kami langsung menuju Gunung Api Purba Nglanggeran. Tempatnya ada di bukit Pathuk Gunung Kidul. Perjalanan sekitar 1 jam dari Goa Pindul ataupun kota Jogja. Sampai di TPR (tiket Rp5ribu), langsung naik-naik ke puncak gunung. Tapi jangan harap ada pohon cemara :) Perjalanan dari TPR ke pos pertama sekitar 20 menit dengan berjalan kaki, kalau dengan ojek bisa lebih lama (karena belum ada jalannya hahaha) apalagi becak. Fuihhh... lumayan ngosngosan. Namun, rasa ngosngosan ini langsung hilang saat sampai di pos pertama. Landscape dan sunsetnya bosss...mantab. Ga sia-sia keringat ini terbuang.

Gunung Api Purba Nglanggeran

Sunset @ Gunung Api Purba Nglanggeran

Sunset @ Gunung Api Purba Nglanggeran
Ga mau buang-buang waktu, turun dari gunung langsung ke Taman Pelangi, tepatnya di Monumen Jogja Kembali, Ring road Utara. Tiket masuk 10ribu/orang


Taman Pelangi
Taman Pelangi Jogja

 K.O


Karena kondisi badan yang sudah lelah, kami ga berlama-lama disini. Makan malam dulu di nasi langgi lalu pulang.

Hari ketiga ditutup dengan berbelanja batik dan ke Pasar Beringharjo.
 
Sekian dulu perjalanan kali ini.







12:34 AM | 0 comments | Read More