Total Pageviews


Ngobrolin fotografi memang ga ada habisnya. Yuk belajar sama-sama disini!
INDONESIA MEMOTRET

Join Group
A B C D E F G H I L M N O P R S
Showing posts with label perbedaan prosumer dengan dslr. Show all posts
Showing posts with label perbedaan prosumer dengan dslr. Show all posts

Prosumer vs DSLR

Pertanyaan yang dipikirkan ketika akan memulai hobby fotografi, "Mau pakai kamera yang mana ya?"
"Prosumer atau DSLR?"
Pertanyaan kedua ini yang sering menjadi pertimbangan mendasar. Lalu apa jawabannya?

Sebelum membandingkan keduanya, mari kita lihat dulu pengertian dari masing masing kamera.

Kamera Prosumer


Istilah prosumer berasal dari PROfessional dan conSUMER. Istilah ini diperkenalkan pertama kali oleh Marshall McLuhan dan Barrington Nevitt dalam buku mereka Take Today (hal.. 4) pada 1972.
Kembali ke fotografi, kamera prosumer dan kamera pocket sama-sama memiliki kemampuan untuk point and shoot. Namun, kamera prosumer memiliki beberapa fitur seperti pada kamera DSLR, tidak seperti kamera poket.
Fitur-fitur tersebut antara lain pengaturan shutter speed, aperture, dan ISO, sehingga tidak membatasi pengguna dengan sistem otomatis.
Beberapa kamera prosumer yang laris manis di pasaran : Panasonic Lumix DMC-FZ38, Canon powershot S3 IS, Canon G12, Nikon P90. Kamera-kamera tersebut memberikan fitur dan kualitas yang bagus.
Hampir semua kamera prosumer memiliki lensa yang tidak bisa diganti.

Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex)


DSLR adalah kamera digital yang menggunakan sistem cermin otomatis dan pentaprisma atau pentamirror untuk meneruskan cahaya dari lensa menuju ke viewfinder. Kamera DSLR memiliki kemampuan untuk berganti lensa.
Contoh kamera DSLR: Canon EOS, Nikon D3100, Sony Alpha, dsb




Lalu apa perbedaannya?

Perbedaan mendasar adalah dari desain pantulan cahaya, jika pada prosumer/poket sensor akan terus bekerja menangkap cahaya yang kemudian diteruskan ke layar LCD atau elektik viewfinder, pada kamera DSLR gambar akan dipantulkan melalui optical viewfinder melalui cermin (pentamirror) atau prisma (pentaprism) dan sensor hanya akan bekerja pada saat pengambilan foto.

Kelebihan Kamera Prosumer vs DSLR
Body ---- kecil vs besar ---- lebih enteng, lebih fleksibel
Harga ---- murah vs mahal
Lensa ---- fix vs interchangeable ---- tidak perlu memikirkan membeli lensa

Kelebihan Kamera DSLR vs Prosumer
Sensor ---- besar vs kecil
Shutter lag ---- DSLR biasanya memiliki kemampuan shutter lag yang lebih pendek daripada prosumer.
Noise ---- DSLR biasanya lebih meredam noise pada high ISO
Lensa ---- bisa berganti lensa sesuai dengan kebutuhan (namun ini membutuhkan ekstra dana)

Jadi mana yang harus dibeli?

Beli kamera prosumer jika:
  • Menginginkan kamera yang simpel tapi mempunyai fitur dan kualitas foto yang hampir sekelas DSLR
  • Tidak mau ribet gonta ganti lensa.


Beli kamera DSLR jika:
  • Ingin memperdalam hobby fotografi.
  • Mau ribet gonta ganti lensa.
  • Menjadi profesional dalam fotografi (membuka studio / jasa foto)
Semoga bermanfaat, salam motret!


definisi kamera prosumer, definisi kamera dslr, prosumer atau dslr, prosumer vs dslr, perbedaan prosumer dengan dslr, beda dslr dengan prosumer

8:06 PM | 2 comments | Read More